Kliensering terkejut ketika mereka mengetahui bahwa dua solusi lain, dan bukan pinjaman, yang mungkin. Kita bicara tentang garis aset berbasis kredit, yang umumnya bukan bank di alam, yang berarti mereka yang ditawarkan oleh perusahaan keuangan swasta. Tarif pada fasilitas tersebut dapat bersaing dengan suku bunga bank, tetapi lebih sering 2 T ujuan Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan bertujuan memaksimalkan nilai dari perusahaan. manajemen harus bisa menekan perputaran uang yang bisa menghindarkan dari aktivitas yang tidak diinginknan. perlu diingat, tujuan utama dari suatu perusahaan adalah untuk memaksimalkan atau menambah kesejahteraan para pemilik Berikutakan kami jabarkan beberapa penyebab persaingan usaha tidak sehat yang banyak terjadi, yaitu: Tidak Sanggup bersaing secara alami. Pemikiran pemilik usaha yang tidak luas. Ingin mendapatkan hasil terbaik dalam waktu yang cepat. Gagal dalam menciptakanide persaingan yang kreatif. Ingin menyingkirkan lawan bisnis dengan mudah. Nilaitukar berpengaruh pada surplus perdagangan (atau defisit), yang pada gilirannya mempengaruhi nilai tukar, dan seterusnya. Secara umum, bagaimanapun, mata uang domestik yang lebih lemah merangsang ekspor dan membuat impor lebih mahal. Sebaliknya, mata uang domestik yang kuat menghambat ekspor dan membuat impor lebih murah. Skenariobahaya yang dapat menyebabkan cedera parah harus disorot untuk memastikan bahwa rencana keadaan darurat yang sesuai sudah siap. Banyak aset fisik lainnya mungkin berisiko. Ini termasuk gedung, teknologi informasi, sistem utilitas, mesin, bahan mentah dan barang jadi. Potensi dampak lingkungan juga harus dipertimbangkan. ZRWH. Hai DomaiNesians! Sebuah bisnis memang aktivitas yang berkelanjutan. Jadi, setiap orang pasti ingin bisnisnya tumbuh dan berkembang. Dan ketika bisnis tumbuh, artinya jumlah pelanggan juga bertumbuh. Biasanya, untuk mendapatkan pelanggan baru diperlukan proses identifikasi, kualifikasi, dan proses lainnya yang membutuhkan sumber daya lebih besar. Sumber Freepik Terkadang proses tersebut tidak efektif dan bisa berpotensi merugi. Nah untuk itu, daripada mengejar untuk mendapat dan meningkatkan pelanggan baru, sebaiknya diutamakan untuk menjaga pelanggan yang sudah ada. Meningkatkan Customer Retention Dalam bisnis, dikenal dengan istilah Customer Retention yang maknanya mempertahankan pelanggan. Customer Retention ini menjaga agar pelanggan tidak pindah ke produk pesaing atau bisa disebut dengan pelanggan loyal. Berikut ini ada lima cara yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan customer retention untuk menjaga semua pelangganmu. Menyesuaikan Harga untuk Pelanggan Yang Sudah Membeli Cara meningkatkan customer retention yang pertama ini cukup mudah. Jadi kamu akan memberikan harga yang menarik untuk pelanggan yang sudah membeli produk kamu. Harga tersebut tentu saja bisa lebih murah atau akan mendapatkan bonus tertentu jika membeli lagi. Sistemnya adalah pelanggan yang sudah membeli akan kamu beri voucher setelah mereka melakukan pembelian. Voucher ini bisa kamu kirim melalui email atau secara konvensional melalui kertas voucher cetak. Dengan begitu, pelanggan menjadi tertarik untuk datang lagi kemudian hari. Mengaplikasikan Strategi Cross-selling dan Up-selling Cross-selling dan Up Selling adalah strategi dalam penjualan produk. Cross-selling adalah teknik penjualan produk secara terpisah atau produk yang tujuannya untuk melengkapi produk yang sudah dibeli oleh pelanggan. Sedangkan Up Selling adalah upaya untuk membuat pelanggan membeli produk dengan harga yang lebih mahal dengan memberikan fitur tambahan. Cross-selling ini contohnya adalah topping pada minuman, sedangkan Upselling contohnya menjual paket makanan dengan mendapat gratis minum. Penerapan strategi cross-selling dan up selling dalam penjualan bisa meningkatkan customer retention. Kedua teknik ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk barang dan barang saja. Bahkan bisa dilakukan untuk barang dan pelayanan. Misalnya, membeli dengan minimal tertentu maka pelanggan akan mendapatkan gratis ongkos kirim. Sumber Freepik Membuat Program Customer Loyalty Cara selanjutnya untuk meningkatkan customer retention adalah dengan membuat program customer loyalty. Jadi program ini biasa diterapkan oleh banyak perusahaan dan akan memberikan reward pada pelanggan yang mengumpulkan poin tertentu ketika belanja. Selain ada reward, membuat program customer loyalty ini membuat hubungan dengan pelanggan menjadi lebih personal. Karena biasanya banyak penawaran menarik yang akan kamu berikan untuk pelanggan dari program customer loyalty ini. Dengan begitu, pelanggan jadi akan sering membeli produk atau menggunakan layanan kamu dan bisa meningkatkan customer retention. Personalisasikan Pengalaman Pembeli Nah, ketika berbelanja setiap pelanggan pasti tidak hanya punya keinginan untuk membeli produk atau barang saja. Cara ini tentu saja bisa membuat mereka kembali lagi untuk berbelanja dan meningkatkan customer retention. Personalisasikan pengalaman pembeli ini misalnya meminta pengunjung untuk mengisi formulir, kritik, saran, dan sebagainya. Sebagai reaksi dari pengunjung itulah, kamu akan memberikan reward ke mereka yang bisa saja berupa voucher dan sebagainya. Di formulir yang mereka isi tersebut, meminta mereka untuk mengisi nama, alamat email, dan tanggal lahir. Tujuannya agar bisa memberikan penawaran yang lebih personal. Temui Customer dimanapun Keberadaannya Ketika kamu memahami customer mu, artinya kamu tahu siapa mereka, apa yang mereka inginkan, apa keluhan mereka, dan dimana saja mereka menghabiskan waktunya. Jadi, kamu bisa menemui mereka dimanapun keberadaannya dengan menggunakan internet. Buatlah konten baik itu blog, website, video, sosial media, dan sebagainya yang memenuhi keingintahuan mereka terhadap bisnis atau produk yang kamu tawarkan. Dengan melakukan hal tersebut, kamu akan meningkatkan customer retention dan membuat hadiran customer tidak hanya sebagai hubungan bisnis saja. Tapi lebih dari itu. Sumber Freepik Customer Retention Tinggi, Customer Lama Tak Akan Lari Meningkatkan customer retention memang intinya adalah mempertahankan customer lama agar tidak berpaling ke lain hati. Semakin bagus pelayanan yang diberikan, pelanggan lama ini akan semakin suka dengan perkembangan bisnis. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pelanggan baru tanpa perlu mengeluarkan budget tambahan lagi. Daftar isi1 Apa yang harus dilakukan perusahaan ketika mereka kehilangan barang?2 Apa yang dimaksud dengan unchecked baggage?3 Apa manfaat garbarata?4 Uraikan beberapa langkah untuk mengantisipasi kehilangan atau pencurian di toko? Yang harus dilakukan perusahaan ketika mereka kehilangan barang yaitu mengecek jumlah persediaan dan mencarinya digudang. Apa yang dimaksud dengan unchecked baggage? Cabin Baggage/Unchecked Baggage adalah barang-barang milik penumpang yang tidak tercatat dan diperbolehkan untuk dibawa ke dalam cabin pesawat. Checked Baggage adalah semua barang-barang milik penumpang yang tercatat, ditimbang dan diangkut ke dalam compartment di pesawat. Apakah istilah dari tempat parkir pesawat? Dikenal juga dengan ramp, apron dapat disebut sebagai tempat parkir pesawat. Di tempat inilah armada maskapai berhenti untuk menaikturunkan penumpang, barang-barang bagasi ataupun kargo, dan mengisi bahan bakar. Area ini berupa zona persegi panjang di bandara yang menjadi tempat pendaratan maupun lepas landas pesawat. Apa manfaat garbarata? Boarding Bridge Garbarata adalah suatu alat berupa lorong yang menghubungkan pintu pesawat dengan terminal bandara,sehingga Boarding Bridge Garbarata berfungsi sebagai tempat berjalan bagi penumpang pesawat dari terminal bandara menuju pesawat begitu juga yang diperoleh adalah dapat melindungi … Uraikan beberapa langkah untuk mengantisipasi kehilangan atau pencurian di toko? Anda Punya Toko? Berikut Cara Cegah Kehilangan dan Pencurian Barang di Toko Memahami Gelagat Orang yang Memiliki Niat Jahat. Memajang Tulisan Peringatan. Pengaturan Tata Letak Barang. Pasang Cermin Besar di Dinding. Gunakan Pencahayaan Terang. Barang yang Mahal di Dekat Kasir. Atur Tugas Pengawasan oleh Karyawan. Apa yang dimaksud dengan baggage? Arti kata “baggage” Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia. kopor-kopor, barang. b. car kereta bagasi/barang. b. room ruang bagasi. Hilangnya Barang Kiriman merupakan salah satu masalah yang besar. Sekalipun banyak penyedia layanan jasa antar barang di Indonesia yang memberikan SOP atau prosedur untuk keamanan barang yang super ketat, hal tersebut tidak menjamin sepenuhnya. Masalah terkait hilangnya barang pengiriman seringkali terjadi. Ini tidak hanya terjadi pada perusahaan yang dikenal sebagai penyedia jasa yang memiliki pelayanan yang biasa-biasa saja. Akan tetapi, masalah yang sama kerap dialami oleh perusahaan penyedia jasa pengiriman barang yang terkenal memiliki pelayanan yang baik dan memuaskan. Bisa jadi masalah yang dialami merupakan masalah teknis ataupun memang kesalahan murni dari pihak terkait. Barang Kiriman Hilang Tidak semua jasa melakukan pekerjaannya dengan baik. Masalah yang kerap kali terjadi berkat penggunaan jasa ekspedisi ini tidak hanya soal hilangnya barang pengiriman. Ada pula kekeliruan lain yang kadang kala terjadi seperti rusaknya barang ataupun barang tidak diterima di tempat tujuan yang sesuai dengan alamat penerima nyasar. Pada umumnya, hal itu lumrah adanya. Sebagai pengguna jasa ekspedisi tentunya Anda tak ingin kejadian itu teralami. Namun, apabila hal tersebut ternyata menimpa Anda, apa yang seharusnya dilakukan? Sebaiknya Anda segera mngajukan klaim ganti rugi terkait hilangnya barang pengirman tersebut. Klaim yang diajukan dilakukan dengan cara mengunjungi langsung kantor pengiriman barang. Jangan lupa, sebelumnya Anda harus membuat surat klaim untuk kemudian diajukan ke sana. Akan tetapi, sebelum Anda mengajukan klaim tersebut, terlebih dahulu Anda harus memastikan bahwa barang yang dikirim memang benar-benar rusak atau hilang tanpa jejak sama sekali. Apabila masalah yang dialami tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya, semua barang bahkan ketika sudah diasuransikan dengan menggunakan layanan asuransi pengiriman pun tak dapat diproses. Perlengkapan yang Harus Dibawa untuk Pengajuan Klaim Sebelumnya telah dikatakan bahwa sebelum mengajukan klaim hilangnya barang pengiriman, Anda harus membawa surat klaim atas barang yang hilang ke kantor atau perusahaan jasa ekspedisi. Isi dari surat klaim tersebut meliputi detail barang yang hendak dikirim, seperti apa barang yang dikirim, berat, jumlah, nilai barang, tujuan pengiriman, dan rincian lain yang harus diinformasikan kepada pihak jasa ekspedisi. Selain itu, jangan lupa untuk membawa identitas diri seperti KTP, SIM, Pasport dan sebagainya untuk membuktikan keaslian data. Tak lupa, Anda pun harus mengambil resi pengiriman asli yang diberikan pada saat Anda mengirimkan barang. Namun, copy-lah resi tersebut beberapa untuk jaga-jaga apabila dibutuhkan. Lalu, apabila Anda sudah mengajukan dan mengirimkan surat klaim kehilangan barang, yang mesti Anda lakukan adalah menunggu konfirmasi dari jasa ekspedisi terkait. Jika surat pengujuan telah diterima namun tak ada konfirmasi apa pun atas itu semua, kembali Anda dapat mendatangi kantornya. Secara prosedural, surat dikirim harus setidaknya diserahkan 14 hari 2 Minggu berdasarkan tanggal paket tiba seharusnya di tujuan. Apabila terhitung sekitar 3-4 hari barang yang dikirm belum juga sampai ke penerima, maka Anda dapat mengajukan surat klaim hilangnya barang pengiriman atau bahkan klaim ganti rugi. Nilai kompensasi pada tiap jasa pengirman barang bisa berbeda-beda. Maka dari itu, Anda harus mengetahui dan memahami prosedur nilai ganti rugi yang menjadi kewajiban jasa ekspedisi terkait berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku. Biasanya, ganti rugi yang akan diberikan oleh perusahaan jasa ekspedisi adalah maksimal 10 kali biaya atau ongkos kirim paket. Atau, setidaknya ganti rugi yang diberikan akan senilai dengan barang yang hilang dipilih yang paling rendah. 6 Strategi Tepat Menaikkan Harga Tanpa Kehilangan Pelanggan Bagaimana cara menaikkan harga barang atau produk yang dijual tanpa harus kehilangan pelanggan? Simak beberapa strategi yang bisa Anda lakukan! Di dalam sebuah bisnis adakalanya perusahaan mengalami masa sulit ketika harus menaikkan harga suatu produk. Menaikkan harga sebuah produk ini tentunya bukan hal yang mudah, karena keputusan tersebut tidak selalu dipahami dengan mudah oleh konsumen. Untuk menghindari dampak dari kenaikan harga yaitu kehilangan pelanggan dan minimnya peminat, maka perusahaan harus menggunakan strategi yang tepat untuk menyiasatinya. Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa strategi yang bisa Anda lakukan. Sosialisasikan ke Pelanggan Konsumen adalah salah satu elemen penting di dalam sebuah bisnis, adanya kenaikan harga akan langsung berdampak pada keputusan mereka untuk membeli sebuah produk. Sosialisasikan kepada konsumen mengenai rencana kenaikan harga agar konsumen memahami keputusan Anda. Jangan membuat keputusan penting tanpa melibatkan konsumen. Anda bisa mensosialisasikan perubahan harga tersebut melalui media online, seperti e-mail, broadcast, social media ataupun toko online. Anda bisa membuat banner atau semacam iklan yang berisi tentang rencana perubahan harga tersebut di masa yang akan datang. Jelaskan Keuntungan Bukan Alasan Jangan menyalahkan inflasi. Sebaliknya jelaskan kepada pelanggan, keuntungan-keuntungan yang akan mereka peroleh atau value-added yang Anda berikan dengan adanya kenaikan harga tersebut. Pikirkan kondisi psikologis pelanggan. Tidak ada orang yang mau membayar harga yang lebih mahal tanpa adanya keuntungan tambahan yang bisa mereka dapatkan. Brand image sebuah usaha akan memengaruhi keyakinan psikologis konsumen untuk terus membeli barang yang dihasilkan oleh perusahaan. Dengan sebuah brand image yang baik, konsumen akan selalu yakin bahwa produk Anda yang terbaik di bidangnya sehingga tidak terlalu mempermasalahkan adanya kenaikan harga karena kepuasan dan kepercayaan yang dirasakannya. Pantau biaya dan anggaran hingga arus kas masuk keluar perusahaan dengan software akuntansi Jurnal. Coba gratis Jurnal sekarang dan dapatkan promo menarik! Beri Penjelasan Secara Jujur Biasanya setelah pengumuman mengenai kenaikan harga, pelanggan akan bertanya-tanya mengenai detail kenaikan harga tersebut. Memberikan penjelasan kepada pelanggan secara jujur akan membantu pelanggan untuk memahami alasan dari kenaikan harga tersebut. Berikan penjelasan dengan jujur dan logis mengapa perusahaan perlu menaikkan harga. Penjelasan Anda haruslah masuk akal dan tidak berkesan dibuat-buat, karena mereka akan terus membandingkan harga Anda dengan pesaing. Berikan Bonus atau Hadiah Kadang kala ketika pelanggan mengetahui kenaikan terjadi pada sebuah produk, mereka akan mengurungkan niatnya untuk membeli. Untuk mensiasati masalah tersebut, Anda dapat memberikan bonus spesial berupa kupon undian atau hadiah. Hal ini dilakukan agar pelanggan berpikir walaupun ada sedikit kenaikan, namun keuntungan yang didapat masih lebih banyak. Anda juga dapat menyiasatinya dengan memberikan bonus tertentu dengan minimal pembelian tertentu. Dengan strategi ini diharapkan dapat menjadikan pelanggan Anda tetap loyal. Berikan Touch Up Pada Produk Strategi yang terakhir adalah memberikan sentuhan baru pada produk Anda. Contohnya dengan membuat kemasan baru yang lebih menarik, memperbarui kualitas kemasan dan mempercantik packaging untuk pengiriman barang. Bahkan bisa juga dengan membuat tampilan baru pada toko online dan akun social media bisnis Anda. Sehingga, pelanggan merasa kenaikan harga sesuai dengan peningkatan kualitas dan pelayanan Anda. Karena sifat konsumen adalah selalu ingin mendapatkan lebih dari apa yang dapat mereka berikan dan tidak ingin dirugikan, maka untuk menaikkan harga sebuah produk atau barang, pihak perusahaan harus melakukan perhitungan dengan baik. Salah satu cara untuk menghitung kenaikan harga produk, biasanya diperoleh dari menghitung harga pokok penjualan atau HPP yang timbul dari adanya semua biaya produksi. Untuk memudahkan perusahaan dalam melakukan penghitungan HPP ini, maka sudah seharusnya bagian keuangan mulai menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal. Melalui Jurnal, perusahaan dapat melakukan analisis dengan cepat tentang aktivitas presentase harga yang harus dibebankan pada sebuah produk. Di samping itu, Jurnal akuntansi online, juga secara otomatis akan memasukkan perhitungan HPP tersebut pada laporan laba-rugi maupun laporan keuangan lainnya dengan tepat dan efisien. Pelajari juga bagaimana mengelola dan mengatur inventory Anda dengan lebih mudah menggunakan aplikasi inventory barang dari Jurnal. Yuk, jadwalkan demo langsung dengan sales Jurnal untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang penggunaan Jurnal! Di atas adalah beberapa tips ataupun strategi yang bisa Anda lakukan untuk menaikkan harga barang atau produk yang Anda jual tanpa harus kehilangan pelanggan. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda! Ikuti sosial media Jurnal untuk tips lain seputar bisnis, akuntansi, dan keuangan. Kehabisan stok adalah kondisi yang selalu ingin dihindari oleh para pelaku bisnis ritel. Tidak hanya menyebabkan hilangnya penjualan, kehabisan stok juga dapat menurunkan kepuasan pelanggan dan tingkat loyalitas mereka. Pelanggan Anda akan merasa kecewa ketika Anda tidak memiliki apa yang mereka cari. Untungnya, ada beberapa solusi untuk permasalahan kehabisan stok barang. Banyak penyebab kehabisan stok barang yang sebenarnya dapat dicegah jika Anda sudah benar-benar memahami bisnis dan produk Anda, serta menyempurnakan kegiatan operasional di toko Anda. Berikut ini adalah 5 penyebab paling umum kehabisan stok barang dan bagaimana cara mengatasinya. 1. Data yang Tidak Akurat Sangat besar kemungkinan Anda menemui ketidakakuratan data saat berurusan dengan inventaris. Data yang ada di atas kertas atau di layar seringkali tidak cocok dengan kondisi yang sebenarnya, baik itu varian produk, penempatan yang salah, produk yang dikembalikan, dan sebagainya. Perbedaan data tersebut dapat mengacaukan operasional bisnis Anda. Misalnya, data di layar menunjukkan bahwa Anda masih memiliki stok yang cukup untuk produk A, padahal kondisi di lapangan produk A tidak memiliki stok atau habis. Atau sebaliknya, produk A habis menurut data di atas kertas, padahal masih memiliki banyak stok di gudang. Ketika Anda hanya mengandalkan data di atas kertas, maka bukan tidak mungkin Anda akan menambah stok produk A, dan Anda tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jadi, pastikan bahwa data yang Anda miliki sesuai dengan kondisi di lapangan. Lakukan stock opname secara rutin untuk menghindarkan Anda dari ketidaksesuaian data. 2. Tidak Menambah Stok Barang Tepat Waktu Masalah ini sebenarnya cukup sederhana produk Anda terjual dengan cepat, sementara Anda selalu kehabisan stok karena tidak menambah stok tepat pada waktunya. Hal ini membuat Anda tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan, dan akhirnya membuat mereka kecewa. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya, mulai dari mengamati pola kapan stock selalu habis, memprediksi permintaan barang untuk waktu-waktu mendatang berdasarkan data yang Anda miliki, dan mengamati tren pelanggan Anda. Dengan mengamati pola, memprediksi permintaan, dan mengamati tren, Anda akan terhindar dari masalah kehabisan stok barang. 3. Manajemen Orang, Proses, dan Teknologi yang Buruk Anda boleh saja memiliki alat software yang canggih dan rencana inventaris yang solid, tetapi jika Anda tidak memiliki karyawan yang tepat untuk mengimplementasikannya, Anda masih akan mengalami masalah kehabisan stok barang. Misalnya, katakanlah Anda memiliki stok yang cukup di gudang, tetapi jika staf Anda tidak rutin mengisi ulang rak di toko, pelanggan akan berasumsi bahwa Anda tidak memiliki barang yang mereka cari. Contoh lainnya, Anda memiliki sistem inventaris yang bisa memberikan insight hebat, tetapi jika karyawan Anda tidak tahu bagaimana menginterpretasikan data, mereka tidak akan bisa memanfaatkan informasi tersebut dengan baik. 4. Komunikasi atau Hubungan yang Buruk dengan Supplier Anda Kegagalan untuk berhubungan atau berkomunikasi secara efektif dengan supplier dapat mengakibatkan pesanan Anda terlewat atau tertunda, yang kemudian dapat menyebabkan Anda kehabisan stok barang. Sebagai permulaan, perbaiki komunikasi Anda dengan supplier. Jika suatu produk terjual lebih cepat dari yang diharapkan, jangan menunggu sampai stok barang menipis. Segera hubungi supplier Anda, lalu rencanakan pesanan Anda berikutnya. 5. Modal Kerja Tidak Cukup Beberapa bisnis mengalami kehabisan stok barang karena kurangnya dana untuk membeli inventaris baru. Jika ini terjadi pada Anda, maka Anda perlu menemukan cara untuk segera mencairkan invoice Anda. Hubungi dan ingatkan mereka tentang invoice yang belum dibayar. Pastikan Anda telah memiliki perjanjian kerja sama tentang mekanisme pembayaran invoice, termasuk tentang bagaimana jika pelanggan Anda terlambat melakukan pembayaran. Demikian pembahasan mengenai 5 penyebab kehabisan stok barang dan bagaimana cara mengatasinya. Ingin bisnis Anda semakin berkembang? Integrasikan website toko online Anda dengan payment gateway agar bisa menerima pembayaran secara langsung di website Anda. Xendit adalah payment gateway terbaik di Indonesia yang dapat membantu bisnis Anda semakin berkembang. Dengan adanya payment gateway Xendit, semua transaksi online Anda akan berjalan secara otomatis tanpa perlu konfirmasi manual. Xendit juga telah menggunakan API CyberSource yang merupakan perusahaan pengelola pembayaran terbesar di dunia yang berada di bawah naungan VISA, sehingga bisnis Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen dalam hal keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Daftar sekarang juga dan nikmati layanan free trial dari Xendit dengan fitur-fitur lengkap, full support dari tim Xendit, serta transisi mudah untuk aktivasi akun pemilik usaha. Apabila memiliki pertanyaan lainnya terkait produk Xendit, Anda bisa menghubungi tim Xendit melalui contact us.

apa yang harus dilakukan oleh perusahaan ketika mereka kehilangan barang